Kanker payudara merupakan penyebab kematian kedua pada wanita, sering kali karena keterlambatan dalam deteksi dini. Kurangnya pengetahuan tentang kanker payudara pada remaja putri menjadikan persepsi negatif. Salah satu pendekatan edukasi dalam membentuk persepsi positif adalah menggunakan teori Health Belief Model. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peningkatan persepsi remaja putri tentang kanker payudara berbasis Health Belief Model di MA Wahid Hasyim Balung. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian seluruh remaja putri di MA Wahid Hasyim Balung kelas XI berjumlah 51 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 45 remaja putri. Instrumen persepsi menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Temuan menunjukkan perbedaan nilai mean persepsi remaja putri sebelum diberikan edukasi sebesar 50,36 dan sesudah diberikan edukasi sebesar 64,13. Hasil uji paired t-test diperoleh (p-value < 0,001). Maka, H₀ ditolak dan Hₐ diterima, artinya terdapat peningkatan yang signifikan setelah diberikan edukasi tentang kanker payudara berbasis Health Belief Model. Disimpulkan bahwa edukasi tentang kanker payudara berbasis Health Belief Model efektif meningkatkan persepsi remaja putri di MA Wahid Hasyim Balung. Hal ini karena melalui edukasi dapat mengubah cara pandang dan meningkatkan pemahaman remaja putri tentang kanker payudara sehingga remaja putri menunjukkan perubahan persepsi meningkat ke arah yang positif. Diharapkan remaja putri dapat mengimplementasikan pemahaman yang diperoleh tentang kanker payudara dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri secara teratur.
Copyrights © 2026