Pendidikan tinggi saat ini menghadapi tantangan besar dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai pengetahuan dan keterampilan dasar, tetapi juga memiliki keterampilan abad ke-21 (21st century skills) yang mencakup berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi (4C) sebagai kompetensi utama dalam menghadapi tuntutan global dan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Google Site terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Fisika Dasar 1. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 46 mahasiswa yang belajar Fisika Dasar 1 yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes esai kemampuan berpikir kritis yang dikembangkan berdasarkan 4 indikator yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Data dianalisis menggunakan uji-t independen setelah memenuhi uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Skor rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 87,65 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 77,00. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan Google Site berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Copyrights © 2026