Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya mendukung kesehatan keluarga sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Desember 2025 di Balai Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dengan melibatkan 27 peserta perempuan yang terdiri atas anggota PKK dan warga desa. Metode pelaksanaan mencakup pemberian pretest, penyampaian materi melalui sesi panel oleh dua pemateri, posttest, serta praktik langsung pembuatan jamu sederhana berbahan dasar jahe, kunyit, dan jeruk nipis. Evaluasi dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan median nilai pretest sebesar 6 (2–10) meningkat menjadi 9 (6–10) pada posttest (p < 0,001). Selain meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai manfaat dan pengolahan TOGA, kegiatan ini juga memperkuat peran ibu sebagai pengelola kesehatan keluarga. Di sisi lain, pemanfaatan TOGA berpotensi memberikan dampak ekonomi melalui pengurangan pengeluaran kesehatan rumah tangga serta peluang pengembangan produk herbal sederhana sebagai sumber pendapatan tambahan. Dengan demikian, kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan berbasis TOGA dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga di tingkat desa.
Copyrights © 2026