Disiplin belajar siswa sekolah dasar masih menjadi permasalahan penting yang berdampak pada rendahnya kualitas pembelajaran dan kurang optimalnya pembentukan karakter siswa. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan disiplin belajar secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode reward dan punishment terhadap disiplin belajar siswa. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan model one-group pretest–posttest, melibatkan 56 siswa kelas V di SDN 2 Dalung sebagai partisipan penelitian. Data dikumpulkan melalui angket disiplin belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta didukung oleh observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan disiplin belajar siswa dari nilai rata-rata pretest 82,95 menjadi 126,38 pada posttest, dengan nilai signifikansi p 0,05 serta effect size (Cohen’s d) sebesar 3,10 yang tergolong sangat besar. Temuan ini menunjukkan bahwa metode reward dan punishment efektif dalam meningkatkan disiplin belajar siswa secara signifikan dan berdampak kuat secara praktis. Disimpulkan bahwa penerapan reward dan punishment yang bersifat edukatif, proporsional, dan kontekstual mampu membentuk perilaku disiplin siswa secara berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi dalam penguatan praktik pendidikan karakter dan mendukung pencapaian SDG 4 Quality Education melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter siswa di tingkat pendidikan dasar.
Copyrights © 2026