Ni Nyoman Mariani
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Interpretasi Ajaran Panca Sradha dalam Lontar Tutur Kumara Tattwa I Putu Febriyasa Suryanan; I Made Arsa Wiguna; Ni Nyoman Mariani
Jurnal Pendidikan Agama Vol 1 No 02 (2021)
Publisher : UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.934 KB) | DOI: 10.25078/japam.v1i02.1751

Abstract

This research has a purpose to reveal the essence of Hindu religious teaching in Lontar Tutur Kumara Tattwa, using by literarture study method and interview techniques, it is hoped this research can reveal the teaching of Panca Sradha (five beliefs of Hindu), namely belief in God through manisfestation of God who is an Imanen (Saguna Brahman) with a form of Bhatara Guru as teacher of the Gods, there is a parable of Bhatara as sun and humans are like jar from the parable is described that there are sprinkling of paramatman from within humans, the self control doing by human to create a good karmaphala so as to achieve moksa and avoid rebirth (punarbhwa).
PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DI SMP (SLUB) SARASWATI 1 DENPASAR Ayu Kadek Tri Bhuana; I Made Wiguna Yasa; Ni Nyoman Mariani
Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Guna Widya Volume 9 Nomor 2 September 2022
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.43 KB) | DOI: 10.25078/gw.v9i2.1647

Abstract

Abstract The COVID-19 pandemic has affected all aspects of life, including the world of education, especially Hindu religious education and Moral. Based on this, researchers are interested in knowing the perceptions of students about online learning for Hindu Religion and Moral subjects at SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar. This type of research is survey research using a quantitative approach. The population in this study were all 7th grade students who were Hindu, totaling 227 students. The sampling technique used is simple random sampling technique totaling 69 students. The research instrument used was a questionnaire with 22 statements. All statement items are declared valid and reliable. Data analysis was performed using descriptive statistics, namely by determining the lowest score, highest score, ideal mean (Mi) and ideal standard deviation (SDi. The results showed that the perception of students towards online learning in the subjects of Hindu Religion and Moral subjects as many as 22 respondents (31.88%) had a very good perception, 25 respondents (36.23%) had a good perception, 21 respondents (30.43%) have a sufficient perception, 1 respondent (1.45%) has a bad perception, and no respondent has a very bad perception. Based on the results of the study, the students' perceptions of online learning in the subjects of Hindu Religion and Moral Education are mostly good. Keywords: Online Learning, Hindu Religious Education and Moral Subjects
Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Animasi AI Terhadap Hasil Belajar Matematika SD 1 Lukluk Badung I Gusti Ayu Shinta Tirta Mahoni; Ni Nyoman Mariani; agungriesauhnsugriwa@gmail.com
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6862

Abstract

Mathematics instruction in elementary schools often relies on teacher-centered methods, making abstract mathematical concepts exceedingly difficult for young students to grasp. This study aims to determine the significant effect of implementing the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by Artificial Intelligence (AI) animated videos on the mathematics learning outcomes of third-grade students. This quantitative experimental study employed a pre-experimental One-Group Pretest-Posttest Design, involving a total sample of 30 third-grade students measured through a validated cognitive domain achievement test. The results demonstrated a highly significant improvement in students' mathematics learning outcomes after receiving the intervention. The pretest mean score was 57.00, which increased substantially to 82.33 in the posttest, yielding a mean difference of 25.33. Furthermore, data analysis using the Paired Sample t-Test revealed a significance value of less than 0.001 (t = -8.490, df = 29). Consequently, the null hypothesis was firmly rejected, indicating a substantial and meaningful enhancement in student comprehension regarding length measurement concepts. In conclusion, integrating the PBL model with AI-generated animated videos serves as a highly effective pedagogical strategy that significantly improves mathematics learning outcomes in elementary education. Keywords: Problem Based Learning, AI Animated Video, Learning Outcomes, Mathematics Education.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Eduflip Card Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri 2 Jagapati Badung Ni Kadek Sudarmini; Ni Nyoman Mariani; Ni Kadek Supadmini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7119

Abstract

Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) merupakan mata pelajaran yang menuntut keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Namun, pelaksanaan pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya rendahnya keaktifan belajar siswa. Rendahnya keaktifan belajar siswa terlihat dari kurangnya partisipasi siswa dalam kegiatan tanya jawab, diskusi, serta minimnya keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, penggunaan model dan media pembelajaran yang masih terbatas menyebabkan suasana pembelajaran menjadi kurang menarik dan cenderung membosankan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa, salah satunya melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Eduflip Card. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Eduflip Card terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 2 Jagapati Badung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 2 Jagapati Badung dengan jumlah sampel sebanyak 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket) dan studi dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata nilai keaktifan belajar siswa setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Eduflip Card. Rata-rata nilai pretest sebesar 65,15385 meningkat menjadi rata-rata nilai posttest sebesar 70,42308 Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Eduflip Card berpengaruh signifikan terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 2 Jagapati Badung.
Efektivitas Reward dan Punishment dalam Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Matematika I Made Sudharma Adi Putrawan; Ni Nyoman Mariani; Ni Nyoman Tri Wahyuni
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v7i1.1075

Abstract

Disiplin belajar siswa sekolah dasar masih menjadi permasalahan penting yang berdampak pada rendahnya kualitas pembelajaran dan kurang optimalnya pembentukan karakter siswa. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan disiplin belajar secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode reward dan punishment terhadap disiplin belajar siswa. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan model one-group pretest–posttest, melibatkan 56 siswa kelas V di SDN 2 Dalung sebagai partisipan penelitian. Data dikumpulkan melalui angket disiplin belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta didukung oleh observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan disiplin belajar siswa dari nilai rata-rata pretest 82,95 menjadi 126,38 pada posttest, dengan nilai signifikansi p 0,05 serta effect size (Cohen’s d) sebesar 3,10 yang tergolong sangat besar. Temuan ini menunjukkan bahwa metode reward dan punishment efektif dalam meningkatkan disiplin belajar siswa secara signifikan dan berdampak kuat secara praktis. Disimpulkan bahwa penerapan reward dan punishment yang bersifat edukatif, proporsional, dan kontekstual mampu membentuk perilaku disiplin siswa secara berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi dalam penguatan praktik pendidikan karakter dan mendukung pencapaian SDG 4 Quality Education melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan karakter siswa di tingkat pendidikan dasar.