Penelitian ini mengkaji simbol air dalam Injil Yohanes sebagai bahasa wahyu yang mengungkapkan identitas ilahi Yesus dalam kerangka pneumatologi. Latar belakang penelitian ini adalah adanya kecenderungan studi sebelumnya yang menafsirkan simbol air secara parsial, baik sebagai simbol sakramental maupun metafora spiritual, tanpa melihat keterkaitannya secara menyeluruh dalam struktur naratif Injil Yohanes dan tradisi Yahudi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa simbol air merupakan struktur teologis yang mengintegrasikan kristologi, dan pneumatologi Yohanes. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan, melalui analisis teologis-intertekstual terhadap teks-teks Yohanes yang berkaitan dengan simbol air serta hubungannya dengan Perjanjian Lama dan tradisi Yahudi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol air berkembang secara progresif dari makna literal menuju simbol kehidupan ilahi dan Roh Kudus, serta mencapai klimaks dalam peristiwa penyaliban sebagai pencurahan Roh dan kelahiran Gereja. Dengan demikian, air berfungsi sebagai medium pewahyuan yang tidak hanya menjelaskan karya keselamatan, tetapi juga mengungkapkan identitas Yesus sebagai sumber kehidupan ilahi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pneumatologi Yohanes pada dasarnya merupakan ekspresi kristologi dalam bahasa simbolik.
Copyrights © 2026