Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa kelas IV SD Negeri Tambakaji 03 Kota Semarang terhadap soal cerita materi pecahan senilai akibat pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan minim penggunaan media, sehingga siswa cenderung menghafal tanpa memahami konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media puzzle berbasis model Problem Based Learning (PBL), menguji kelayakan, serta mengetahui keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman soal cerita. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang dibatasi sampai tahap uji coba pemakaian. Desain uji efektivitas menggunakan one group pretest-posttest design dengan subjek siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket validasi ahli materi dan ahli media, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle berbasis PBL dinyatakan sangat layak oleh para ahli dan efektif meningkatkan hasil belajar, ditunjukkan oleh adanya peningkatan nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest yang dapat dilihat mendapatkan skor N-Gain sebesar 0,73. Keterbaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian media puzzle konkret dengan model PBL untuk melatih pemahaman konseptual dan kemampuan pemecahan masalah soal cerita pecahan secara kontekstual di sekolah dasar.
Copyrights © 2025