Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis puisi siswa dengan dan tanpa menggunakan model bengkel sastra berbasis deep learning, serta untuk mengetahui pengaruh model tersebut terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas XI SMA Negeri 3 Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain Posttest-Only Control Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Medan tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 431 siswa, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik simple random sampling, yaitu kelas XI-1 dengan jumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan XI-3 dengan jumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes subjektif berupa penugasan menulis puisi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan menulis puisi siswa pada kelas eksperimen sebesar 83,22 dengan simpangan baku 5,802, sedangkan kelas kontrol sebesar 47,22 dengan simpangan baku 7,395 . Data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Thitung > Ttabel (22,973835 > 1,994437), sehingga Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model bengkel sastra berbasis deep learning berpengaruh positif dan signifikan serta memiliki pengaruh yang kuat dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa.
Copyrights © 2025