Transformasi digital di sektor kesehatan mendorong rumah sakit untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit sebagai upaya meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan. Di Indonesia, penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia guna mendukung integrasi data, percepatan proses pelayanan, serta pengambilan keputusan berbasis informasi. Namun demikian, efektivitas implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dalam meningkatkan efisiensi administrasi pelayanan kesehatan masih menunjukkan variasi di berbagai rumah sakit. Transformasi digital di sektor kesehatan menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam meningkatkan efisiensi administrasi pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research, menggunakan survei melalui kuesioner yang dibagikan kepada 120 responden, yang terdiri dari tenaga administrasi dan manajemen rumah sakit yang telah menggunakan SIMRS. Variabel independen mencakup kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan, sedangkan variabel dependen adalah efisiensi administrasi, diukur melalui kecepatan proses administrasi, akurasi pencatatan data pasien, efektivitas pengelolaan klaim, dan pengurangan biaya operasional administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek kualitas SIMRS memperoleh penilaian positif dari responden, dengan rata-rata skor 4,08 untuk kualitas sistem, 4,03 untuk kualitas informasi, dan 4,05 untuk kualitas layanan. Analisis regresi linier berganda mengungkapkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi administrasi (B=0,47) (B=0,37) (B=0,25) (p<0,001), dengan R² = 0,564 dan F hitung = 71,148 (Sig. F = 0,000), yang menunjukkan bahwa 56,4% variasi efisiensi administrasi dapat dijelaskan oleh implementasi SIMRS. Kualitas sistem menjadi variabel dominan, diikuti oleh kualitas informasi dan kualitas layanan. Berdasarkan temuan ini, implementasi SIMRS terbukti efektif dalam mempercepat alur kerja administratif, meningkatkan akurasi data, dan mendukung pengambilan keputusan manajerial. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pengguna, pemeliharaan sistem, dan pelatihan berkelanjutan untuk memaksimalkan manfaat SIMRS serta meningkatkan kinerja administratif rumah sakit secara keseluruhan.
Copyrights © 2025