Keterbatasan pasokan air terutama pada musim kemarau, menjadi tantangan besar bagi petani di Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru. Kondisi ini diperparah dengan sistem irigasi manual yang kurang efisien dan menambah beban kerja petani, sehingga berdampak pada menurunnya produktivitas pertanian. Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya penerapan teknologi modern yang dapat membantu efisiensi penggunaan air dan mendukung keberlanjutan usaha tani. Program pengabdian ini memperkenalkan dan menerapkan sistemĀ irigasi tetes berbasis Internet of Things (IoT) serta otomatisasi hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) sebagai solusi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani To Nepo dalam mengoperasikan sistem pertanian modern berbasis teknologi. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup survei kebutuhan mitra, penyusunan perangkat, sosialisasi, pelatihan teknis penggunaan irigasi tetes dan hidroponik otomatis, implementasi di lahan mitra, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terkait teknologi IoT, keterampilan dalam mengoperasikan sistem otomatisasi, serta ketertarikan untuk mengadopsi teknologi pada lahan pertanian. Penerapan program ini tidak hanya membantu efisiensi air dan mengurangi beban kerja petani, tetapi juga menjadi langkah awal transformasi menuju pertanian modern yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026