Pengelolaan air limbah dan air hujan di kawasan perkotaan, terutama di RW 5 Kelurahan Mrican, Kota Kediri, menghadapi tantangan besar akibat penggunaan septic tank konvensional yang tidak efektif. Pengelolaan Green Water menjadi salah satu masalah yang perlu mendapat perhatian lebih untuk menghindari pencemaran dan kerusakan lingkungan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan air hujan dan limbah domestik melalui sosialisasi dan penerapan teknologi ramah lingkungan seperti sumur resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Asset-Based Community Development (ABCD) dan Participatory Action Research (PAR) adalah metodologi yang digunakan, yang melibatkan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat lebih memahami pengelolaan air hijau, dengan 90% peserta dapat menjawab pertanyaan dengan benar setelah sosialisasi, dibandingkan dengan hanya 20% pada pre-test. Berdasarkan hasil ini, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan lingkungan yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2026