Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya perilaku fear of missing out (FoMO) pada mahasiswa yang belum ditangani secara spesifik melalui layanan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pelayanan konseling analisis transaksional berbasis kebutuhan mahasiswa dalam mengurangi perilaku FoMO. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian berjumlah 86 mahasiswa Bimbingan dan Konseling angkatan 2023 Universitas PGRI Sumatera Barat dengan teknik total sampling. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 53,49% mahasiswa berada pada kategori FoMO tinggi, terutama pada aspek compulsion dan comparison with friends. Berdasarkan kebutuhan tersebut, dikembangkan modul pelayanan konseling analisis transaksional yang memuat sesi layanan berbasis teknik ego state secara operasional, meliputi Rencana Pelaksanaan Layanan, materi, langkah pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil validasi ahli memperoleh skor rata-rata 2,48 dengan kategori kurang diterima, sehingga modul perlu disempurnakan sebelum digunakan secara lebih luas.
Copyrights © 2026