CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
Vol. 6 No. 3 (2026)

OPTIMALISASI IMPLEMENTASI KEGIATAN MONITORING DAN KONSULTASI PADA PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) DI PUSKESMAS CIJAKU KABUPATEN LEBAK

Setiawan, Muhammad Faridz (Unknown)
Purwadhi, H. (Unknown)
Santoso, Budi (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 May 2026

Abstract

The Chronic Disease Management Program (Prolanis) is a BPJS Kesehatan initiative aimed at improving the quality of life of patients with chronic diseases through structured activities such as education, monitoring, and consultation. However, its implementation at primary health care facilities is often suboptimal. This study aims to determine the factors influencing optimization, organization, implementation, and control of Prolanis monitoring and consultation activities at Cijaku Public Health Center. A qualitative case study design was applied. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews from six key informants. Thematic analysis with method and source triangulation was conducted. The results indicate that optimization is influenced by human resource readiness, leadership of the program coordinator, recording systems, and cross-sector support. Clear role allocation and routine scheduling support service regularity, although geographic constraints and participant attendance remain challenges. Continuous monitoring and internal evaluation are essential to ensure sustainable implementation of Prolanis. ABSTRAK Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan strategi BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta dengan penyakit kronis melalui pelayanan terstruktur berupa edukasi, monitoring, dan konsultasi kesehatan. Namun pada tingkat fasilitas kesehatan primer, implementasi Prolanis sering kali belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi optimalisasi, bagaimana pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian implementasi kegiatan monitoring dan konsultasi Prolanis di Puskesmas Cijaku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap enam informan kunci. Analisis dilakukan secara tematik dengan triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia, kepemimpinan koordinator program, sistem pencatatan, serta dukungan lintas sektor. Pengorganisasian berbasis pembagian peran yang jelas dan pelaksanaan berbasis jadwal rutin mendukung keteraturan layanan, meskipun kendala geografis dan partisipasi peserta masih menjadi hambatan. Pengendalian melalui monitoring dan evaluasi internal berperan penting dalam menjaga kesinambungan implementasi Prolanis.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cendekia

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu ...