Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak, peduli, dan bertanggung jawab. Anak-anak pada masa golden age memiliki kapasitas optimal untuk menyerap nilai-nilai positif melalui interaksi sosial, lingkungan belajar, dan keteladanan orang dewasa. Dalam konteks pembangunan nasional, Gerakan Nasional Satu Generasi Peduli hadir sebagai inisiatif kolektif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, empati, dan kepedulian sosial sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi gerakan tersebut dalam memperkuat pendidikan karakter anak usia dini melalui pendekatan kolaboratif antara keluarga, lembaga PAUD, masyarakat, dan pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi dari berbagai pelaku pendidikan anak usia dini di beberapa wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan ini mampu mendorong integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum PAUD, memperkuat peran guru sebagai fasilitator karakter, serta meningkatkan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam proses pendidikan. Selain itu, gerakan ini juga menjadi wadah sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada pembentukan karakter anak. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter yang diperkuat melalui gerakan nasional mampu menjadi investasi strategis dalam membentuk generasi emas Indonesia yang peduli, berintegritas, dan cinta tanah air.
Copyrights © 2025