Penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi utama dalam lingkungan pendidikan semakin meningkat, khususnya pada interaksi antara sekolah, murid, dan wali murid kelas XII. Kondisi ini memerlukan penguatan kesantunan berbahasa untuk membangun komunikasi yang efektif, harmonis, dan beretika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman murid dan wali murid mengenai kesantunan berbahasa dalam komunikasi digital melalui WhatsApp di SMK Muhammadiyah 6 Donomulyo, Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan edukasi, dan tahap evaluasi. Kegiatan edukasi dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi, dan simulasi penyusunan pesan yang santun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan sapaan formal, pilihan diksi yang santun, serta penyusunan pesan yang lebih sistematis dan komunikatif. Kegiatan ini juga memperkuat budaya komunikasi yang harmonis antara sekolah, murid, dan keluarga serta mendukung literasi digital dan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026