Pelayanan kedarutaran merupakan salah satu indikator tata kelola perkotaan. Kondisi darurat tentu memerlukan daya tanggap yang cepat. Dalam upaya membuat tata Kelola perkotaan yang baik tentu harus memperhatikan responsivitas. Pelayanan pemadam kebakaran merupakan pelayanan kedaruratan yang krusial karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Responsivitas pelayanan pemadam kebakaran di Kota Medan perlu diperhatikan karena masih terdapat kendala. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) menganalisis responsivitas pelayanan pemadam kebakaran di Kota Medan; 2) tantangan responsivitas pelayanan pemadam kebakaran di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Responsivitas pelayanan pemadam kebakaran di Kota Medan masih masih mengalami kendala. Hal ini dapat dilihat dari 6 indikator responsivitas. Hanya 3 indikator responsivitas yang sudah terpenuhi dengan baik, yaitu kemampuan merespon masyarakat, kecepatan melayani, dan kemampuan menanggapi keluhan. Sedangkan 3 indikator responsivitas yang krusial masih belum terpenuhi, yaitu ketepatan melayani, kecermatan melayani, dan ketepatan waktu pelayanan; 2) Tantangan responsivitas pelayanan pemadam kebakaran di Kota Medan adalah kekurangan sumber daya manusia, kekurangan pos pelayanan pemadam kebakaran di Kota Medan, akses jalan menuju lokasi kebakaran yang macet dan sempit, hidran air yang tidak berfungsi, dan masyarakat yang panik dan mengganggu kerja petugas pemadam.
Copyrights © 2026