Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Alternatif Kebijakan Dalam Mengatasi Perilaku Digital di Indonesia Adang Aldhila; Augustin Rina Herawati; Kismartini
Journal of Governance and Policy Innovation Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober 2021, JGPI
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.24 KB) | DOI: 10.51577/jgpi.v1i2.159

Abstract

Pemerintah Indonesia perlu mengkaji kembali kebijakan yang dapat mengatur perilaku digital masyarakatnya. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) telah diberlakukan di Indonesia sebagai landasan hukum agar masyarakat tidak sembarangan dalam menggunakan internet. Undang-Undang ITE tidak mampu mewujudkan tujuannya, yaitu memberikan rasa aman di dunia digital. Undang-Undang ITE semakin ditanya fungsinya karena sejauh ini Undang-Undang ITE lebih bersifat reprensif daripada preventif. Penelitian ini dilaksanakan untuk merumuskan kembali alternatif kebijakan yang dapat mengatasi perilaku masyarakat di dunia digital. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data memanfaatkan data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari studi kepustakaan, sepeti buku refrensi, jurnal, artikel, dan sumber lain yang relevan dengan penelitian. Penelitian menghasilkan beberapa alternatif kebijakan untuk mengatasi perilaku digital di Indonesia. Peniliaian alternatif kebijakan dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria kebijakan menurut Bardach. Alternatif kebijakan yang dipilih sebagai rekomendasi untuk mengatasi perilaku digital di Indonesia adalah memberlakukan persyaratan khusus seperti menggunakan E-KTP atau identitas lain untuk memperoleh akun di salah satu platform digital agar menciptakan “one person one account”.
Management of Slum Settlements based on Sustainable Development in the Deli Watershed of Medan City Adang Aldhila; Hardi Warsono; Sri Suwitri; Retno Sunu Astuti
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 4, No 2 (2021): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i2.1988

Abstract

The population in urban areas continues to increase while the land owned is limited which results in slum settlements in urban areas. Slum settlements in Medan City often appear in areas where buildings should not be allowed, such as in watersheds. Deli River as a large river that divides Medan City, there are still many slum settlements in the watershed. Management of slum settlements based on sustainable development is needed to provide a long-term impact, especially for the preservation and restoration of the function of the Deli River. This study aims to analyze the management of slum settlements based on sustainable development indicators in achieving sustainable development, namely ecological sustainability, economic sustainability, socio-cultural sustainability, political sustainability, and defense and security sustainability. The research method used is descriptive qualitative. Sources of research data by collecting primary data through interviews and secondary data through documentation and observation studies. The management of slum settlements based on sustainable development in the Deli watershed is still not optimal in terms of ecological sustainability, economic sustainability, and defense and security sustainability. Meanwhile, socio-cultural sustainability and political sustainability are quite optimal. The government must manage slum settlements based on sustainable development through an approach with the community and provide viable housing alternatives so that people do not live in watershed areas.