Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan ketersediaan sarana prasarana praktik terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini menggunakan kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 156 guru SMK, dengan sampel sebanyak 108 guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskripitif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kabupaten Pelalawan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa peran kepala sekolah yang efektif dapat meningkatkan kinerja guru secara signifikan. Selain itu, motivasi kerja juga terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai signifikansi sebesar 0,029 (< 0,05). Motivasi kerja yang tinggi mampu mendorong guru untuk bekerja lebih optimal dalam mencapai tujuan pendidikan. Sebaliknya, ketersediaan sarana prasarana praktik tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai signifikansi sebesar 0,929 (> 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan sarana prasarana praktik, meskipun penting, tidak secara langsung memengaruhi peningkatan kinerja guru tanpa didukung oleh faktor lain yang relevan. Secara simultan, variabel kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan ketersediaan sarana prasarana praktik berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0,660 dan hasil uji F dengan signifikansi 0,000 (< 0,05) serta F-hitung 26,750 (> F-tabel 2,691). Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan optimalisasi sarana prasarana untuk mendukung peningkatan kinerja guru di SMK Negeri Kabupaten Pelalawan.
Copyrights © 2026