Latar Belakang: Jumlah sampah padat di kota-kota dunia akan terus naik sebesar 70% mulai tahun 2023 hingga tahun 2025, dari 1,3 miliar non pertahun menjadi 2,2 miliar ton pertahun. Mayoritas kenaikan terjadi di kota-kota di negara berkembang. Di Indonesia, data bank dunia menyebutkan jumlah sampah padat yang diproduksi secara nasional mencapai 151.921 ton perhari Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Determinan Pengolahan Sampah Limbah Rumah Tangga Pada Masyarakat Di Gampong Blang Asan Kecamatan Kota Sigli Kabupaten Pidie. Metode Penelitian: bersifat analitik dengan pendekatan crossectional, sampel menggunakan tehnik purposive sampling sebanyak 82 orang, dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 19 – 28 Agustus 2025. Hasil Penelitian: analisis univariat didapat sebagian besar masyarakat adalah tidak mengolah sampah lembah rumah tangga yaitu 61%, sebagian besar adalah pengetahuan masyarakat cukup yaitu 53,7%, sebagian besar adalah partisipasi masyarakat kurang yaitu 52,4% dan sebagian besar adalah sarana dan prasarana kurang yaitu 58,5%. Analisis bivariat didapatkan pengetahuan nilai P value = 0,000, partisipasi nilai P value = 0,000 dan sarana dan prasarana nilai P value = 0,000. Kesimpulan dan Saran: ada hubungan pengetahuan, partisipasi dan sarana dan prasarana dengan pengolahan sampah limbah rumah tangga. Diharapkan kepada kepala desa atau aparatur desa yang bekerjasama dengan petugas kesehatan untuk bekerja sama memberikan penyuluhan tentang tata cara pengolahan sampah dan bahaya penumpukan sampah yang dilakukan secara rutin setiap bulannya agar masyarakat
Copyrights © 2026