Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia yang perlu diketahui sejak usia remaja. Di Indonesia, banyak remaja menghadapi tantangan besar terkait kesehatan reproduksi, antara lain rendahnya akses terhadap informasi yang benar, norma budaya yang menganggap pembicaraan tentang seksualitas sebagai hal tabu, serta minimnya pendidikan formal yang membahas isu ini secara menyeluruh. Hal ini menyebabkan remaja cenderung mencari informasi dari sumber yang tidak kredibel, seperti media sosial atau teman sebaya, yang berpotensi menyesatkan dan meningkatkan risiko terhadap perilaku seksual yang tidak sehat, kehamilan di luar nikah, serta penularan infeksi menular seksual (IMS), termasuk HIV/AIDSKegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 April 2025 dengan jumlah peserta 30 orang siswa dan siswi di SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan, tampak adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan, khususnya terkait dengan fungsi organ reproduksi, perubahan fisik dan emosional saat pubertas, pentingnya menjaga kebersihan alat reproduksi, serta upaya pencegahan terhadap risiko penyakit menular seksual. Kata Kunci : Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Penyakit Menular Seksual