Limbah tumbuhan di Karangtengah, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember tersedia secara kontinu dari aktivitas rumah tangga, tumbuhan alam, dan kegiatan pertanian warga, namun pemanfaatannya masih terbatas karena rendahnya edukasi serta belum terbentuknya pemahaman dan kebiasaan pemilahan yang mendukung pengolahan lanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) PRA Karangtengah mengenai limbah tumbuhan sebagai sumber daya dan peluang ekonomi komunitas, baik melalui penghematan biaya input maupun potensi pengembangan produk turunan. Metode yang digunakan berupa intervensi bertahap meliputi pre-test untuk mengukur pemahaman awal, sosialisasi materi “limbah tumbuhan sebagai sumber daya & peluang ekonomi”, diskusi kelompok, pemetaan partisipatif sumber limbah dan kebutuhan komunitas, praktik pemilahan, keamanan bahan, persiapan bahan baku, serta post-test sebagai evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya penguatan pemahaman peserta pada aspek klasifikasi limbah tumbuhan yang layak diolah, pentingnya pemilahan bahan hijau dan bahan cokelat untuk kelayakan proses, serta keterkaitan pengelolaan limbah dengan manfaat ekonomi. Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi sumber limbah dominan di lingkungan setempat dan menyiapkan bahan siap olah (bersih, dicacah, terpisah), disertai perubahan perilaku awal dari kebiasaan “membuang cepat” menuju “mengumpulkan dan menyiapkan” limbah sebagai bahan berguna.
Copyrights © 2026