Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat. Insiden PTM pada wanita hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk demografis, gaya hidup, dan kondisi kesehatan sebelumnya. Tujuan: Mengetahui faktor–faktor yang berhubungan dengan kejadian PTM pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Megang tahun 2025. Metode: Menggunakan desain observasional analitik yang melibatkan 40 ibu hamil. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan penelusuran rekam medis. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat dengan uji chi-square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30,0% ibu hamil mengalami PTM. Faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian PTM meliputi usia ≥35 tahun (OR=4,20), IMT sebelum hamil ≥25 kg/m² (OR=3,89), riwayat keluarga (OR=3,60), aktivitas fisik kurang (OR=3,18),konsumsi buah dan sayur kurang (O =4,50), paparan asap rokok pasif (OR=3,33), tingkat stres tinggi (OR=4,00), serta kunjungan ANC yang kurang (<4 kali) (OR=5,83) Sementara itu, paritas dan tingkat pendidikan tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan: Kejadian PTM pada ibu hamil dipengaruhi oleh faktor biologis, perilaku, psikososial, dan pemanfaatan layanan kesehatan, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang komprehensif melalui optimalisasi pelayanan ANC, gaya hidup sehat dan pengelolaan stress.
Copyrights © 2026