Indonesia memiliki potensi besar dalam komoditas kelapa, di mana proses pemarutan menjadi tahap krusial dalam rantai produksinya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada UMKM Berkah Kelapa di Kabupaten Batang yang masih menggunakan mesin pemarut sederhana dengan sistem pengisian manual. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya produktivitas, kelelahan operator akibat kerja berulang, serta tingginya risiko kecelakaan kerja karena posisi tangan yang dekat dengan pisau pemarut. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang mesin pemarut kelapa dengan sistem corong (hopper) yang lebih efisien, ergonomis, dan aman. Metodologi perancangan yang digunakan meliputi analisis kebutuhan fungsional dan non-fungsional, penerapan prinsip Product Design and Development, serta integrasi aspek ergonomi melalui data antropometri (tinggi siku, bahu, pinggang, dan lutut berdiri) untuk memastikan kenyamanan operator. Hasil rancangan berupa mesin pemarut dengan sistem corong memungkinkan pengisian beberapa butir kelapa sekaligus yang bergerak secara otomatis ke ruang pemarutan, sehingga menghilangkan kebutuhan penekanan manual oleh operator. Analisis ekonomi teknik juga dilakukan untuk menjamin kelayakan investasi mesin ini bagi UMKM. Implementasi mesin baru ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi harian secara signifikan sekaligus meningkatkan standar keselamatan kerja di UMKM Berkah Kelapa.
Copyrights © 2026