Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Value for Money (VfM) dalam pengelolaan dana subsidi transportasi publik di Kota Surabaya, dengan fokus utama pada layanan Suroboyo Bus dan WiraWiri Suroboyo. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui metode analisis data sekunder, penelitian ini mengevaluasi kinerja kebijakan berdasarkan dimensi ekonomi, efisiensi, dan efektivitas. Data penelitian bersumber dari dokumen publik resmi, termasuk Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota periode terbaru. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari dimensi ekonomi, implementasi skema Buy The Service (BTS) pada layanan WiraWiri berhasil meminimalisasi biaya investasi armada dan menekan risiko fiskal daerah. Pada dimensi efisiensi, integrasi layanan trunk dan feeder terbukti meningkatkan aksesibilitas wilayah, meskipun efisiensi teknis pada koridor utama masih terhambat oleh kendala headway akibat kemacetan. Secara efektivitas, program subsidi telah berhasil menciptakan public value melalui peningkatan volume penumpang dan perwujudan keadilan sosial bagi kelompok rentan, namun kontribusinya terhadap perpindahan moda (modal shift) secara makro masih menghadapi tantangan besar. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur administrasi publik mengenai strategi optimalisasi subsidi transportasi di wilayah metropolitan melalui keseimbangan antara kinerja keuangan dan kemanfaatan sosial.
Copyrights © 2026