Studi ini menganalisis bagaimana faktor afektif seperti kecemasan, efikasi diri, motivasi, dan berpikir kritis memengaruhi pengembangan keterampilan kewirausahaan melalui integrasi Kecerdasan Buatan (AI), dengan meneliti variasi antara paparan jangka pendek (<3 bulan) dan jangka panjang (>1 tahun). Temuan dari survei terhadap 344 mahasiswa di UPN "Veteran" Jawa Timur mengungkapkan bahwa meskipun penggunaan AI awal memicu kecemasan, paparan jangka panjang secara signifikan meningkatkan efikasi diri, motivasi, dan berpikir kritis, dengan pengalaman lebih dari satu tahun menumbuhkan kepercayaan diri yang paling tinggi. Studi ini menyimpulkan bahwa durasi paparan AI merupakan penentu penting dalam menstabilkan faktor-faktor tersebut, menyoroti perlunya dukungan sejak dini untuk mengurangi kecemasan dan mempercepat pengembangan keterampilan.
Copyrights © 2026