Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi, public service motivation, dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) pada Satuan Kerja di wilayah kerja KPKNL Pematangsiantar. Permasalahan yang teridentifikasi meliputi BMN senilai Rp1,23 triliun yang belum ditetapkan status penggunaannya, hanya 3,28% BMN rusak berat yang ditindaklanjuti, dan tingkat pengembalian berkas sebesar 32%. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan teknik sampling jenuh, melibatkan 105 responden pegawai yang bertanggung jawab atas pengelolaan BMN pada 170 Satuan Kerja. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert, sedangkan data sekunder diperoleh dari aplikasi pengelolaan BMN KPKNL Pematangsiantar. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik. Kerangka teoritis mengintegrasikan teori human capital, goal-setting theory, dan teori kepemimpinan transformasional. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia sektor publik dan menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti bagi peningkatan tata kelola BMN di tingkat operasional.
Copyrights © 2026