Kemampuan berpikir kritis merupakan ketrampilan penting yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar, namun proses pembelajaran disekolah belum merangsang siswa untuk berpikir kritis, maka tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model project-based learning berbasis etnomatematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model Borg dan Gall. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan produk, pengembangan produk, validasi ahli, uji coba, dan uji keefektifan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil Validasi menunjukkan bahwa modul ajar sangat valid dengan skor 88,5. Kepraktisan dinilai dari angket respon guru (96%). Kefektifan modul ajar dilihat dari nilai p yang signifikan (p > 0,05) dengan pola distribusi normal. Sedangkan N-gain score menunjukkan rentang nilai antara, dengan rata-rata sebesar 78-87 dan standar deviasi sebesar 1.225. Hal ini menunjukkan bahwa responden secara keseluruhan memiliki skor gain yang relatif tinggi dan variabilitas yang rendah, sehingga modul ajar dinyatakan efektif. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa modul ajar dan LKPD yang dikembangkan dengan menggunakan model project-based learning berbasis etnomatematika dapat dinyatakan valid, praktis dan efektif dan dapat meningkatkan berpikir kritis siswa sekolah dasar
Copyrights © 2026