Kemandirian anak usia dini adalah salah satu kebutuhan terpenting anak untuk mempersiapkan mereka memasuki pendidikan tinggi. Kemandirian harus dikembangkan untuk mempersiapkan anak menghadapi kehidupan yang semakin kompleks, namun faktanya masih banyak anak yang kemandiriannya belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dan tindakan apa sajakah yang diberikan dan terjadi pada anak yang dapat membentuk kemandirian anak, bagaimana kemandirian anak usia dini, dan hambatan apa sajakah yang dapat menghambat kemandirian anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengamati di KB Baleharjo Ceria. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bagaiamana guru memiliki pandangan bahwa kemandirian anak itu penting dikembangkan karena dengan itu anak dapat melakukan segala sesuatunya sendiri dan tidak tergantung pada orang lain serta guru berpandangan kemandirian anak dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor pendorong meliputi adik, kekompakan orang tua, konsistensi dan teman akan membentuk kemandirian anak, sedangkan nenek yang telalu memanjakan cucunya, lingkungan keluarga yang tidak mandiri serta telepon genggam merupakan faktor yang dapat menghambat kemandirian anak. Rekomendasi ditujukan kepada guru dan orang tua agar dapat bekerjasama dalam membentuk kemandirian anak dengan memberikan banyak kegiatan yang positif agar anak dapat terbentuk kemandiriannya. Subjek penelitian meliputi guru dan orang tua peserta didik di KB Baleharjo Ceria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif antara orang tua dan guru dilakukan melalui komunikasi intensif, penyamaan pola asuh, serta pemberian stimulasi yang berkesinambungan. Bentuk kegiatan yang mendukung kemandirian anak antara lain pembiasaan makan sendiri, merapikan mainan, menggunakan toilet secara mandiri, dan bertanggung jawab terhadap barang pribadi. Faktor pendukung kolaborasi meliputi keterbukaan komunikasi dan kesadaran bersama akan pentingnya kemandirian anak, sedangkan hambatan yang ditemukan adalah perbedaan pola asuh dan keterbatasan waktu orang tua. Dengan demikian, sinergi antara orang tua dan guru sangat berperan dalam mengoptimalkan perkembangan kemandirian anak usia dini. Kata Kunci : Kemandirian,Guru PAUD,dan Aktivitas sehari-hari
Copyrights © 2026