Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah melalui pendekatan swadaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program BSPS dalam merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya di Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan penelitian terdiri dari pemerintah nagari, pendamping program, tukang, penyedia material, serta masyarakat penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program BSPS di Nagari Bayua telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan, meskipun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti keterbatasan dana bantuan yang belum mencukupi kebutuhan perbaikan rumah, keterlambatan dan ketidaksesuaian kualitas material bangunan, keterbatasan tenaga kerja, dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, faktor cuaca juga turut mempengaruhi kelancaran proses pembangunan. Penelitian ini menegaskan diperlukannya peningkatan koordinasi antar pihak terkait, perbaikan dalam proses sosialisasi, serta penyesuaian besaran bantuan agar lebih sesuai dengan kondisi kerusakan rumah. Dengan demikian, implementasi Program BSPS diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi Masyarakat.
Copyrights © 2026