Kasus kekerasan seksual terhadap anak semakin meningkat, sehingga perlu adanya pencegahan yang efektif dimulai dari usia dini. Tujuan studi ini untuk mengukur seberapa baik psikoedukasi seksual dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap perlindungan diri pada anak sejak dini. Penelitian pre-eksperimen ini menerapkan desain one group pretest and posttest design. Sebanyak 32 anak. sekolah Taman Kanak-Kanak dipilih sebagai partisipan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan seksualitas, skala sikap perlindungan diri serta wawancara. Intervensi psikoedukasi menggunakan video pendidikan, bercerita, dan bermain peran yang diberikan dalam tiga sesi. Data dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test dan diperoleh nilai t (31) = -10.564 > ttabel -1.697, p (0.001) < 0.05. Sedangkan pada uji non parametrik Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai negative rank 0a yang menggambarkan bahwa tidak ada peserta yang nilai pretestnya menjadi kecil dari posttest dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0.001 < 0.05. Sikap anak terhadap perlindungan diri setelah diberikan intervensi juga semakin positif (Z-score -4.940 dengan nilai p (0.001) < 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa intervensi psikoedukasi seksual sejak dini secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap anak tentang seksualitas dan perlindungan diri.
Copyrights © 2026