Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengkaji efektivitas model Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar yang masih cenderung rendah dan membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih aktif serta kontekstual. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Padahal, matematika membutuhkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis, sehingga diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV UPTD SDN 3 Rajabasa Lama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang terdiri atas 20 siswa kelas IV A sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model PBL dan 20 siswa kelas IV B sebagai kelas kontrol yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar matematika yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal sig 0,170 > 0,05, dan uji homogenitas menunjukkan varians data homogen sig 0,275 > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, pada hasil uji homogenitas menggunakan uji independent t test dengan nilai signifikansi 0,01 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV UPTD SDN 3 Rajabasa Lama.
Copyrights © 2026