Air minum isi ulang merupakan salah satu alternatif masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, masih ditemukan depot air minum isi ulang yang tidak memenuhi standar kualitas air minum berdasarkan parameter bakteriologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lama proses desinfeksi sinar ultraviolet (UV-C) terhadap kontaminan bakteriologis pada air minum isi ulang di Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif pada hasil uji laboratorium. Sampel diambil dari satu depot air minum isi ulang dengan hasil uji coliform tertinggi yaitu 224 CFU/100 ml. Pengujian dilakukan sebelum dan sesudah proses desinfeksi menggunakan sinar UV-C dengan lama waktu 8 menit. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan metode Compact Dry total coliform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah total coliform sebelum desinfeksi sebesar 305 CFU/100 ml dan setelah dilakukan desinfeksi sinar UV-C selama 8 menit berhasil dieliminasi menjadi 0 CFU/100 ml, dengan persentase penurunan sebesar 100%. Hal ini membuktikan bahwa proses desinfeksi sinar UV-C dengan lama penyinaran 8 menit efektif menurunkan kontaminan bakteriologis hingga memenuhi standar baku mutu air minum menurut Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023. Disarankan bagi pengelola depot untuk melakukan perawatan rutin lampu UV-C dan menjaga sanitasi peralatan agar efektivitas desinfeksi tetap optimal.
Copyrights © 2026