Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta penyakit infeksi berulang, dan menjadi perhatian serius di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 75 ibu yang memiliki balita, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pernikahan dini (p = 0,634), pendidikan ibu (p = 0,246), dan pemberian ASI eksklusif (p = 0,529) dengan kejadian stunting. Sementara status gizi ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,403). Faktor-faktor seperti pernikahan dini, tingkat pendidikan ibu, dan pemberian ASI eksklusif berpengaruh terhadap kejadian stunting di Kecamatan Pining. Diperlukan edukasi lebih lanjut kepada masyarakat terkait pentingnya gizi dan pernikahan pada usia matang.
Copyrights © 2026