Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengetahuan Dan Konsumsi Buah Mahasiswa/I FKM UINSU 2024 : Kajian Slogan “Isi Piringku”: Knowledge and Fruit Consumption of FKM UINSU Students 2024: Study of the Slogan "Fill My Plate" Aina Fitrah Aulia Ritonga; Romiza Arika; Alisa Ariani Sagala; Clarissa Bunga Mahir; Fadhila Azzahra Pardosi; Fadhilah Rahmadani Fathin; Febby Yuwanda; Futri Ritonga; Jusmaini; Kina Sari; Mastuti Berutu; Muizza, Mughni; Salwa Luthfiyyah Novi; Salwa Salsabila Siregar; Sandrina Aulia Harahap; Sheylla Azzahra; Siti Soraya Tambunan; Syalsabila Sifa; Vindy Ammadhea Tanjung; Widya Kinanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 8: Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i8.5658

Abstract

Masa perkuliahan adalah periode transisi penting yang ditandai oleh perubahan fisik, mental, dan sosial yang signifikan. Mahasiswa sering kali mengabaikan pola makan sehat, termasuk konsumsi buah yang cukup, yang berdampak negatif pada kesehatan mereka. Konsumsi buah yang cukup penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan pencernaan, menurunkan risiko penyakit kronis, meningkatkan energi, menjaga kesehatan kulit dan rambut, serta meningkatkan fungsi kognitif dan mood. Slogan “Isi Piringku” yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2014 memberikan panduan proporsi ideal makanan dalam satu piring makan, termasuk buah. Namun, berdasarkan data Rapat Persiapan Riset Kesehatan Nasional (RISKESNAS) tahun 2018, hanya 13,3% penduduk Indonesia yang mengonsumsi buah dan sayur sesuai anjuran, dan di kalangan mahasiswa, persentasenya lebih rendah. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 52 mahasiswa FKM UINSU tahun 2024 untuk mengukur pengetahuan mereka tentang slogan “Isi Piringku” dalam aspek konsumsi buah. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa tentang “Isi Piringku” bervariasi, dengan mayoritas memiliki pengetahuan kurang (65,7%) dan tidak ada yang memiliki pengetahuan sangat bagus. Faktor-faktor seperti kurangnya edukasi, akses informasi, dan kebiasaan makan mempengaruhi tingkat pengetahuan ini. Penelitian ini menyoroti pentingnya sosialisasi dan edukasi yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang konsumsi buah sesuai panduan “Isi Piringku”.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Di Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh: Factors Related to the Incidence of Stunting in Pining District, Gayo Lues Regency, Aceh Province Fadhila Azzahra Pardosi; Rani Suraya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11094

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta penyakit infeksi berulang, dan menjadi perhatian serius di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 75 ibu yang memiliki balita, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pernikahan dini (p = 0,634), pendidikan ibu (p = 0,246), dan pemberian ASI eksklusif (p = 0,529) dengan kejadian stunting. Sementara status gizi ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,403). Faktor-faktor seperti pernikahan dini, tingkat pendidikan ibu, dan pemberian ASI eksklusif berpengaruh terhadap kejadian stunting di Kecamatan Pining. Diperlukan edukasi lebih lanjut kepada masyarakat terkait pentingnya gizi dan pernikahan pada usia matang.