Jalan merupakan prasarana penting dalam mendukung laju perekonomian serta memiliki peran besar dalam kemajuan dan perkembangan suatu daerah. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan akan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Di Kabupaten Karo, khususnya di Kecamatan Berastagi, telah terjadi kerusakan pada perkerasan jalan yang mengakibatkan penurunan tingkat pelayanan, baik secara fungsional maupun struktural, sehingga jalan menjadi cepat rusak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kerusakan jalan, menentukan nilai kondisi kerusakan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI). Metode tersebut digunakan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan dan menentukan strategi penanganan yang sesuai. Berdasarkan hasil survei kondisi jalan yang dilakukan per segmen pada Ruas Jalan Udara Kabupaten Karo, diperoleh rata- rata nilai SDI sebesar 26,25, yang termasuk dalam kategori "Baik". Penanganan yang disarankan untuk kondisi ini adalah pemeliharaan rutin, seperti perbaikan jalan, penambalan lubang, serta pengisian celah retak. Namun, pada beberapa segmen dengan tingkat kerusakan berat, diperlukan tindakan rekonstruksi jalan, yakni pada STA 0+700 – STA 0+800, STA 1+500 – STA 1+600, dan STA 1+700 – STA 2+000.
Copyrights © 2026