Latar belakang: Banyak tanaman secara alami mengandung zat kimia fenolik yang disebut flavonoid. Flavonoid tanaman memiliki sifat antioksidan, antibakteri, antivirus, antiradang, antialergi, dan antikanker. Tujuan: Kandungan flavonoid total ekstrak etanol daun asam kandis muda dan tua dibandingkan dalam penelitian ini menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Metode: Sampel dimaserasi dalam etanol 70% dan 96%. Ekstrak dikarakterisasi dengan uji organoleptik, rendemen, susut pengeringan, dan kadar abu. HCl pekat dan logam magnesium digunakan untuk analisis kualitatif. Pada 431 nm, spektrofotometri UV-Vis digunakan untuk analisis kuantitatif. Hasil: Ekstrak bersifat kental, berwarna coklat kehitaman, berbau khas, dan rasa pahit. Rendemen daun muda sebesar 10,98% dan daun tua 12,20%. Susut pengeringan daun muda 7,20% dan daun tua 9,02%. Kadar abu daun muda 3,56% dan daun tua 1,63%. Hasil analisis kualitatif menunjukkan keduanya positif mengandung flavonoid. Kadar flavonoid total daun muda sebesar 32,6498 mg QAE/g dan daun tua sebesar 42,5738 mg QAE/g. Kesimpulan: Daun asam kandis tua memiliki total flavonoid lebih banyak dibandingkan daun asam kandis muda.
Copyrights © 2025