Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana, seperti kebakaran dan gempa bumi. Pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi keadaan darurat di gedung sangat diperlukan bagi civitas akademika. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan civitas akademika di Fakultas Kedokteran Universitas Indo Global Mandiri. Metode yang diterapkan mencakup pelatihan dan simulasi praktik evakuasi serta bantuan hidup dasar, termasuk simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), dengan melibatkan 25 peserta civitas akademika. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner kepuasan peserta dan observasi partisipasi aktif selama simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 96% peserta menilai peningkatan pengetahuan terkait kesiapsiagaan darurat, dan 100% peserta menyatakan bahwa materi pelatihan dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari. Kegiatan ini juga berhasil memperkuat keterampilan teknis, koordinasi tim, serta budaya keselamatan di lingkungan akademik.
Copyrights © 2026