Waham adalah keyakinan keliru terhadap realitas, di mana individu yang mengalaminya sangat sulit diyakinkan untuk mengubah pandangannya. Waham dapat dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, dan sosial budaya. Salah satu intervensi yang dapat membantu pasien mengenali realitas adalah orientasi realitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media orientasi realitas dalam mengatasi waham pada pasien skizofrenia. Desain yang digunakan adalah laporan kasus terhadap pasien Tn. D dengan waham kebesaran dan nihilistik. Penelitian dimulai dari tahap perkenalan, pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, penyusunan intervensi, implementasi, hingga evaluasi. Intervensi berupa penerapan media orientasi realitas yang diberikan selama enam hari, meliputi orientasi terhadap waktu, orang, tempat, lingkungan sekitar, serta isi waham. Hasil menunjukkan bahwa setelah enam hari implementasi, pasien mengalami penurunan intensitas waham, peningkatan orientasi terhadap realitas, dan mulai menyadari perbedaan antara waham dan kenyataan. Pasien juga menjadi lebih kooperatif, mampu mengikuti kegiatan harian, serta mengungkapkan harapan untuk sembuh. Kesimpulannya, penerapan media orientasi realitas efektif membantu pasien skizofrenia dengan waham dalam meningkatkan kesadaran terhadap realitas.
Copyrights © 2025