Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena pengaturan waktu santri di Pondok Pesantren Modern Jogonegoro, Purwokerto, serta menjelaskan praktik manajemen waktu, relasi sosial melalui pengawasan, dan implikasinya terhadap pendidikan keagamaan. Menggunakan metode etnografi pesantren dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini membedah bagaimana jadwal sistematis memengaruhi perilaku santri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa santri menjalani ritme harian yang sangat ketat, mulai dari bangun tidur hingga tugas domestik, yang menuntut pengelolaan kelelahan fisik secara mandiri di tengah kehidupan kolektif. Melalui peran sentral musyrif dan sistem sanksi (ta’zir), terjadi transformasi dari kontrol institusional menjadi kemandirian personal. Kesimpulannya, pengaturan waktu di pesantren modern berfungsi sebagai instrumen strategis yang membentuk disiplin tubuh melalui habituasi yang terstruktur demi tercapainya karakter santri yang mandiriKata Kunci: Waktu santri, Pesantren modern, Disiplin tubuh, Kemandirian, Jadwal harian
Copyrights © 2025