Penelitian ini bertujuan mengkaji humor sebagai strategi estetik dan ideologis dalam merepresentasikan kehidupan urban dalam kumpulan cerpen Kisah-kisah Perdagangan Paling Gemilang karya Ben Sohib. Humor dipahami tidak sekadar sebagai unsur hiburan, melainkan sebagai mekanisme naratif yang mengungkap kontradiksi ruang kota, ketimpangan sosial, dan relasi kuasa yang dialami masyarakat kelas bawah urban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen dan pembacaan naratif, serta memanfaatkan teori humor (superioritas, inkongruitas, dan pelepasan) dan teori sastra urban sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor dalam cerpen-cerpen Ben Sohib muncul dari ketidaksesuaian antara ruang yang dirancang secara normatif (conceived space) dan ruang yang dialami secara konkret oleh tokoh (perceived space). Ketegangan tersebut memproduksi situasi ironis, absurd, dan komikal yang berfungsi sebagai kritik implisit terhadap logika kapitalisme urban, otoritas simbolik, dan kegagalan ruang sosial menjalankan fungsi idealnya. Humor juga berperan sebagai mekanisme pelepasan ketegangan sosial dan pembongkar wibawa simbolik tanpa konfrontasi langsung. Dengan demikian, humor dalam karya Ben Sohib dapat dipahami sebagai medium reflektif yang efektif dalam menyingkap kompleksitas relasi ruang, kelas, dan kehidupan urban.
Copyrights © 2026