Fenomena perilaku hiperaktif pada siswa sekolah dasar memerlukan penanganan khusus karena dapat memengaruhi konsentrasi belajar, interaksi sosial, dan perkembangan karakter anak di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran Guru Al-Islam dalam mengelola perilaku hiperaktif siswa kelas 1 di SD Muhammadiyah Mutihan melalui pendekatan empati dan komunikasi efektif. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus .Subjek penelitian guru Al-Islam siswa kelas 1 yang menunjukkan perilaku hiperaktif, kepala sekolah, dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memaknai perilaku hiperaktif sebagai bagian dari perkembangan anak yang membutuhkan pendekatan humanis. Empati, komunikasi efektif, nilai Islami, serta kolaborasi guru, sekolah, dan orang tua terbukti membantu mengurangi perilaku hiperaktif serta meningkatkan fokus belajar dan karakter siswa.
Copyrights © 2026