Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas II pada materi penjumlahan melalui penggunaan media puzzle di SDS Sunan Bonang Kabupaten Tangerang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep penjumlahan serta kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral dari Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, tes, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa, yang terlihat dari peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dan keaktifan mereka dalam proses pembelajaran. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa mencapai 54,2%, dan meningkat menjadi lebih dari 75% pada siklus II. Selain itu, kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan dan interaktif, serta meningkatkan rasa percaya diri dan minat siswa terhadap pelajaran matematika. Dengan demikian, media puzzle terbukti efektif dalam membantu siswa memahami konsep penjumlahan secara konkret dan bermakna.
Copyrights © 2026