Penelitian ini mengkaji bagaimana faktor-faktor seperti ekspektasi terhadap kinerja, ekspektasi terhadap upaya, pengaruh sosial, dukungan dari institusi, dan kepercayaan memengaruhi rencana mahasiswa untuk menggunakan teknologi blockchain dalam transformasi digital bidang akuntansi. Metode numerik diterapkan, yang mencakup survei terhadap 100 mahasiswa program pendidikan akuntansi angkatan 2022. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang menggunakan indikator-indikator spesifik, kemudian dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dengan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat adopsi. Ekspektasi kinerja menjadi faktor terpenting, karena mahasiswa berpendapat bahwa blockchain meningkatkan prestasi akademik mereka dan membuat proses belajar menjadi lebih efektif. Ekspektasi usaha juga tinggi, dengan fokus pada kemudahan pemahaman dan penggunaan sebagai alasan utama. Pengaruh sosial memengaruhi persepsi seseorang melalui interaksi dengan dosen dan mahasiswa lain. Dukungan institusional memainkan peran besar dengan menyediakan fasilitas yang baik, kebijakan yang mendukung, dan lingkungan belajar yang ramah. Kepercayaan membantu orang merasa yakin terhadap keamanan dan keunggulan blockchain. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi baru bergantung pada seberapa berguna teknologi tersebut dan bagaimana orang memandangnya. Oleh karena itu, untuk memastikan blockchain berfungsi dengan baik di pendidikan tinggi, diperlukan rencana terpadu: meningkatkan keterampilan digital, memberikan dukungan institusional yang lebih baik, dan membangun kepercayaan di antara pengguna.
Copyrights © 2026