Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan permainan edukatif Ular Tangga Ceria dalam meningkatkan kemampuan mengenal warna pada murid tunagrahita ringan kelas II SD di SLB Negeri 1 Soppeng. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan murid dalam menyebutkan, menunjukkan, mengelompokkan, dan membedakan warna dasar secara konsisten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui desain pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seorang murid berinisial RN. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes lisan dan tes perbuatan sebanyak 15 butir yang mencakup indikator menyebutkan warna, menunjukkan warna, mengelompokkan warna dengan objek/gambar, dan membedakan warna. Intervensi dilakukan selama 12 pertemuan melalui permainan Ular Tangga Ceria yang dimodifikasi dengan kotak warna, gambar objek, instruksi sederhana, lagu, serta bimbingan langsung guru. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan skor sebelum, dan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pretest subjek memperoleh skor 1 dari 15, dikonversi menjadi nilai 6 dengan kategori sangat kurang. Setelah perlakuan, subjek memperoleh skor 13 dari 15, dikonversi menjadi nilai 87 dengan kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa Ular Tangga Ceria dapat digunakan sebagai media pembelajaran konkret, visual, interaktif, dan menyenangkan untuk memperkuat kemampuan dasar mengenal warna pada murid tunagrahita ringan.
Copyrights © 2026