Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi abad ke-21 menuntut inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan minat belajar siswa, terutama pada sains dan fisika yang sering dianggap sulit. Pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) menjadi salah satu pendekatan yang banyak dikembangkan. Penelitian ini melakukan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA untuk meninjau peran STEM dalam meningkatkan minat belajar siswa. Dari 241 artikel tahun 2020–2025, tujuh artikel memenuhi kriteria kelayakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran STEM secara konsisten meningkatkan minat belajar melalui N-gain kategori sedang hingga tinggi, motivasi intrinsik, rasa ingin tahu, dan keterlibatan aktif siswa. Strategi seperti proyek berbasis masalah, eksperimen kontekstual, media digital Android, robotika, video pembelajaran, dan storytelling terbukti efektif. Namun, keberhasilan implementasi STEM juga dipengaruhi kesiapan guru, ketersediaan fasilitas, dan konteks pembelajaran. Secara keseluruhan, STEM berperan signifikan dalam membangun minat belajar berkelanjutan dan meningkatkan kualitas pendidikan sainsdan menjadi strategi pembelajaran relevan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sains di era modern.
Copyrights © 2026