Transformasi digital dalam pendidikan IPA menuntut calon pendidik untuk memiliki keterampilan kreatif dalam merancang media pembelajaran inovatif guna memvisualisasikan konsep IPA yang sulit dihadirkan secara langsung di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project-Based Learning (PjBL) melalui platform Assemblr Edu dalam meningkatkan kemampuan dan kreativitas mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Bengkulu dalam mengembangkan konten IPA berbasis Augmented Reality (AR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa semester IIIA. Prosedur penelitian mengikuti sintaks PjBL yang terdiri dari enam tahapan sistematis, dan kreativitas mahasiswa diukur berdasarkan lima indikator Torrance: fluency, flexibility, originality, elaboration, dan redefinition. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PjBL dan Assemblr Edu berhasil memfasilitasi mahasiswa dalam memvisualisasikan konsep IPA yang abstrak menjadi konten AR yang interaktif dan edukatif. Mahasiswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam seluruh indikator kreativitas, khususnya pada aspek redefinition di mana mereka mampu mengubah fitur objek standar menjadi alat peraga IPA yang fungsional dan spesifik. Hal ini menunjukkan model PjBL berbasis AR efektif dalam mentransformasi peran mahasiswa dari konsumen menjadi kreator media pembelajaran, serta memperkuat kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) calon guru IPA dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital
Copyrights © 2026