Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang strategi pemasaran lembaga pendidikan melalui pemanfaatan media social. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan cara mengidentifikasi, menelusuri, membaca secara kritis, serta mencatat gagasan utama dari literatur yang relevan. Hasil penelitian ini adalah; media sosial sebagai produk perkembangan teknologi digital telah menjadi sarana yang sangat efektif dalam mendukung strategi pemasaran pendidikan. Karakteristik media sosial yang mudah diakses, interaktif, berjangkauan luas, dan berbiaya relatif rendah menjadikannya media yang relevan pada era Revolusi Industri 4.0. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai ruang komunikasi dua arah yang mampu membangun kepercayaan, kedekatan, dan loyalitas masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Pemanfaatan media sosial dalam pemasaran lembaga pendidikan akan optimal apabila dikelola melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang sistematis. Perencanaan yang matang, pelaksanaan yang melibatkan seluruh unsur lembaga dengan pendekatan bauran pemasaran (5P atau 7P), serta evaluasi yang berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan strategi pemasaran pendidikan. Dengan demikian, media sosial bukan sekadar alat pendukung, melainkan kebutuhan strategis yang harus dikelola secara profesional agar lembaga pendidikan mampu meningkatkan daya saing, memenuhi kebutuhan masyarakat, dan mencapai tujuan pendidikan secara berkelanjutan di era digital.
Copyrights © 2026