Metode Talqin adalah pendekatan tradisional yang menekankan pendiktean dan peniruan bacaan Al-Qur’an untuk membantu pembelajaran membaca, menghafal, dan memperbaiki pelafalan sesuai tajwid dan makharijul huruf. Artikel ini mengkaji peran metode Talqin dalam pembelajaran baca Al-Qur’an melalui analisis Surah Al-Qiyamah: 16-19, yang menjelaskan proses pewahyuan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap kitab tafsir dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Talqin memiliki prinsip esensial seperti pengulangan terstruktur, koreksi langsung, dan pendampingan intensif, yang relevan untuk berbagai usia. Di era modern, metode ini dapat diintegrasikan dengan teknologi seperti pembelajaran daring, dan platform digital untuk meningkatkan efektivitas dan aksesibilitas pembelajaran. Talqin tetap relevan sebagai pendekatan otentik dalam menjaga keaslian bacaan Al-Qur‘an sekaligus beradaptasi dengan kebutuhan pembelajaran masa kini.
Copyrights © 2026