Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk, mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan sekaligus menjadi agen utama dalam mendorong perubahan sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan, kebudayaan dan perubahan sosial dalam perspektif sosiologi pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan berfungsi sebagai media transmisi nilai-nilai budaya, sarana pembentukan identitas sosial serta instrumen mobilitas sosial. Selain itu, pendidikan juga berperan sebagai agen perubahan yang mampu mendorong inovasi, modernisasi, serta transformasi sosial dalam masyarakat. Dengan begitu pendidikan juga dapat menjadi sarana reproduksi ketimpangan sosial apabila tidak dikelola secara adil dan inklusif. Maka diperlukan sistem pendidikan yang responsif terhadap dinamika sosial dan budaya agar mampu menciptakan masyarakat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026