Tulisan ini berjudul "Pengajian Bumi Mentaok: Peningkatan Kualitas Kehidupan Spiritual dan Sosial Masyarakat Kotagede Yogyakarta" yang bertujuan untuk menganalisis peran pengajian sebagai wadah transformasi sosial dan spiritual di masyarakat. Dengan menggunakan teori perubahan sosial dari Selo Soemardjan, penelitian ini menyoroti dinamika perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Kotagede, baik dari aspek spiritual maupun sosial, sebagai hasil dari keberlanjutan kegiatan Pengajian Bumi Mentaok. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui studi pustaka dan penelitian lapangan. Studi pustaka digunakan untuk mengkaji literatur dan dokumen historis terkait pengajian dan konteks sosial Kotagede, sedangkan penelitian lapangan melibatkan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, peserta pengajian, dan pengelola kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengajian Bumi Mentaok telah menjadi instrumen penting dalam membangun kesadaran spiritual yang lebih mendalam sekaligus memperkuat jaringan sosial masyarakat. Melalui pengajian ini, terjadi perubahan pola pikir, sikap, dan perilaku masyarakat yang lebih inklusif, religius, dan solidaritas sosial yang lebih tinggi. Kegiatan ini juga berhasil menjembatani berbagai kelompok masyarakat, sehingga memperkuat harmoni sosial di Kotagede. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami peran institusi keagamaan dalam mempengaruhi perubahan sosial, khususnya dalam konteks masyarakat tradisional dan urban.
Copyrights © 2026